Jumat, 13 April 2012

Titik Awal ( prolog )

Rasanya baru kemarin sore aku bersama Dia menelfonmu di telpon koin depan Rumah sakit itu. Mendengar suaramu untuk pertama kalinya.
“ Aku Disty, anak Jogja “
Aku tidak menyangka, kebohongan itu mampu membuatku mati rasa, membuatku dan mu berputar dalam lingkaran ini.
Aku tak tahu, sampai kapan aku dapat melupakanmu. Terbiasa tanpa kamu, dan berjalan normal tanpa ada kamu menemaniku.
Mungkin, satu bulan, satu tahun, dua tahun ... atau tak akan pernah bisa, aku tak akan melupakanmu tapi aku hanya ingin berdamai denganmu, hingga aku tak perlu menahan tangis saat bertemu denganmu. 
Suatu hari nanti .

*sebuah awal ( proyek Aku dan Kamu )

2 komentar: