Sabtu, 01 Oktober 2016

Premium Deluxe Atria Hotel Malang Sebagai Teman Perjalanan Bisnis Kamu

Beberapa waktu lalu salah satu teman saya mampir ke Malang untuk keperlaun pekerjaan. Seperti biasa dia meminta untuk rekomendasi Hotel yang nyaman, dan tempatnya di pusat kota. Kebetulan dia harus ke tempat klien yang berada di pusat kota. Jelas dong, sebagai teman yang baik harus membantu memberikan solusi buatnya. Tapi karena permintaannya yang beragam saya sempat dibuat bingung juga. Dari meminta ukuran kamar yang tidak terlalu luas (ya, dia memang sedikit penakut), tapi harus fasilitas oke dan pas buat keperlaun bisnisnya, dan juga harus di pusat kota agar aksesnya mudah. Agak ribet dan banyak maunya ya?
 
Untungnya beberapa waktu lalu Atria Hotel Malang meluncurkan tipe kamar yang baru yaitu Premium Deluxe,kamar ini memiliki fasilitas setara suite dengan ukuran kamar deluxe. Nah, sangat cocok dengan permintaan teman saya. Harganya pun bersaing hanya Rp 780.000/net/night. Fasilitas yang didapat  pun tidak kalah menarik. Mulai dari sarapan untuk dua pax, buah, surat kabar, minibar berupa soft drink, kopi dan teh untuk fasilitas kamar serta diskon 20% untuk loundry dan 10% untuk food and bavarage.
Atria Hotel Malang | c: traveloka.com

Tidak hanya itu ada fasilitas menarik lainnya yang ditawarkan untuk Tipe Premium Deluxe Atria Hotel Malang ini, yaitu free Afternoon Tea di Coban Louge. Jadi, saat kamu menginap di Premium Deluxe Atria Hotel Malang kamu bebas menikmati Afternoon Tea. Spesialnya kudapan di Afternoon Tea ini pun beragam mulai aneka cake hingga yang paling unik adalah Mini Pecel, yaitu rengginang yang  di atasnya diberi sayuran dan diberi bumbu pecel. Hmm, unik kan? Oia, meskipun Afternoon Tea ini hanya diberikan untuk tamu yang menginap di Premium Deluxe Atria Hotel Malang, ternyata selain tamu pun dapat mencoba untuk santai dan menikmati Afternoon Tea ini. Kamu cukup membayar 20 ribu saja, sudah dapat minum teh dan makan kue sepuasnya. Jadi, acara bertemu klien tetap seru tanpa harus meninggalkan hotel.

Mini Pecel, hidangan untuk Afternoon Tea | c: perihujan_
Black Hot Dog | c: perihujan_

Selama bulan September sampai Oktober, Atria Hotel Malang menyiapkan menu sajian istimewa antara lain Giant Black Burger and Hot Dog, Avocado Mousse, Tiramisu, dan Choco cake. Dan bulan ini Chef Atria Hotel Malang menyiapkan aneka menu dengan olahan Iga mulai Iga Bakar Rica, Iga Bakar Kecap, Pindang Iga dan Iga Konro. Untuk sajian ini dipatok harga Rp 88.000 net/porsi.
 
Tipe Premium Deluxe Atria Hotel Malang memang paling pas untuk teman perjalanan bisnis kamu. Selain fasilitas yang lengkap, Atria Hotel Malang juga menyiapkan kebutuhan Business Center untuk keperluan print dan wifi. Dan kalau kamu ingin jalan-jalan ke Mall atau ke tempat lain untuk bertemu klien Atria Hotel Malang juga menyediakan Shuttle Service. Duh, Makin dimanjakan, jadi bisnis lancar hati pun tenang.
 
Sepertinya teman saya cukup puas dengan service yang dia terima selama menjadi tamu Premium Deluxe Atria Hotel Malang. Teman saya saja suka, bagaimana dengan kamu? Jika kamu berminat untuk menginap di Atria Hotel Malang, silakan datang langsung di Jalan Letjen. S. Parman no 87-89, Malang atau kamu juga dapat melakukan reservasi ke no telpon (0341) 409999.

Minggu, 18 September 2016

Romeo Gadungan Sebuah Review

Romeo Gadungan| c: @perihujan_

Penulis: Tirta Prayudha
Ukuran: 13 x 19 cm
Tebal: 212 hlm
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 978-979-780-863-1
Harga: Rp55.000,-

***
Seperti kata pepatah, ada yang pergi ada pula yang datang. Nah, kalau cinta pergi, yang datang apa? Tentu saja patah hati! Ada saja penyebab patah hati gue—dari masalah kecocokan, pekerjaan, agama, atau suku. Dan rasanya, gue semakin susah untuk tertarik dengan seorang cewek. Banyak yang hanya berakhir di sebuah coffee date, tanpa pernah ada kisah selanjutnya. Terkadang alasannya dari pihak cewek, tapi sering kali, gue adalah penyebab utamanya. Intinya, cinta tak berpihak pada gue. Kisah cinta Romeo sungguhan dengan Juliet saja nggak happy ending, apalagi gue yang cuma menjadi seorang Romeo Gadungan!

Tirta Prayudha akan berbagi cerita tentang patah hati-patah hati terbaik yang dialaminya, mulai dari cinta karena beda agama, tarik ulur seperti layang-layang, di-PHP-in gebetan, sampai cinta monyet zaman SD. Buat kamu yang sedang putus cinta, tenang saja... kamu nggak sendirian, kok. Seberapa pun sakitnya, berapa pun lamanya waktu yang dibutuhkan untuk bisa kembali sembuh, selalu ada nilai yang bisa dipelajari. Ada proses pembelajaran yang dialami.

***
Semua setuju patah hati itu enggak ada yang bakal baik-baik saja, tapi tidak semua orang dapat mengemas patah hati dengan cerita yang manis dan tidak terkesan menggurui. Mungkin itu yang ingin disampaikan Tirta dalam buku ketiganya atau kedua untuk buku solonya. Romeo Gadungan memang bercerita tentang patah hati yang dialami oleh penulis. Tentang cinta beda agama, beda suku hingga cerita patah hati karena belum bisa move on dari cinta yang lama.

Saya adalah orang yang agak pemilih untuk membeli buku dengan genre Pelit (Personal Literature). Tapi untuk buku ini jujur saya sudah menunggu lama buat rilisnya. Seperti Pelit pada umumnya, ada beberapa cerita yang feelnya dapet ada yang hanya sekadar tempelan saja. Jika kamu pembaca setia personal blog Tirta tentu hapal dengan cerita Sepatu Kiri. Nah, dalam buku ini Tirta banyak cerita tentang Sepatu Kiri, dan entah mengapa di sini saya lebih suka versi di blog daripada versi bukunya. Tapi ini masalah selera saja sebenarnya.

Cerita favorite saya jatuh pada Layang-Layang dan Fast Car. Yang paling saya suka adalah Layang-Layang yang chapter 2, tentang memaafkan. Tidak mudah untuk memaafkan kesalahan yang dilakukan di masa lalu. Untuk Fast Car mungkin ceritanya yang hampir mirip dengan apa yang pernah saya alami, membuat saya berpikir...damn, ini nyesek banget. Cinta beda suku itu gak pernah bisa baik-baik saja.

Cover Romeo Gadungan dibuat hijau stabillo, saya duga ini untuk menyamakan dengan buku pertamanya Newbie Gadungan yang berwarna kuning menyala. Untuk pemilihan cover masih dimaafkan, tapi untuk pemilihan font asli ini ganggu banget. Beberapa masih banyak typo, jadi merasa kalau buku ini dibuat buru-buru. Bacanya jadi seperti dikejar-kejar. Halah.

Ok, buku ini cukup menghibur dan seperti blog post Tirta di personal blognya saya seperti sedang mendengarkan seorang teman yang sedang bercerita. Good job Ta, btw cewek salmonnya kok gak masuk di buku ini sih? Hehehe. Ditunggu buku selanjutnya, mungkin novel tentang Layang-Layang atau Sepatu Kiri. Akhirnya 4/5 bintang untuk Romeo Gadungan.

Kamis, 01 September 2016

Burung Namdur Betina adalah Bukti untuk Menikah Tidak Hanya Butuh Cinta

Sarang Burung Namdur | Copyright: http://i.pbase.com/

Beberapa hari lalu saya ngobrol bareng Partner. Obrolan tentang pernikahan adalah hal yang sering kami bahas akhir-akhir ini, mungkin semacam kode bahwa seharusnya kami segera mengakhiri hubungan partner berasas simbiosis mutualisme ini menjadi partner hidup. YHA. Jadi abaikan prolog ini. Partner memang agak nyentrik dan sedikit absurd di kelasnya. Malam itu kami ngobrol tentang Burung Namdur. Lah, apa hubungannya Burung Namdur dengan pernikahan? Ini penjelasnnya.

Burung Namdur betina sebelum kawin dengan pasangannya dia akan menyeleksi siapa yang akan menjadi pejantannya. Burung Namdur  jantan akan menarik perhatian betinanya dengan menari-nari di depan sarang yang dibuatnya. Jangan salah, sarang yang dibuat Burung Namdur ini beneran bagus. Sarang Burung Namdur ini tidak biasa, bahkan para ahli menjuluki burung ini dengan arsitek ulung karena keahliannya membuat sarang.  Jika tarian Burung Namdur jantan ini menarik si betina, maka mereka akan kawin. Jika tidak? Hmm, jangan harap Burung Namdur jantan dapat mengawini betina pilihannya. Kamu mungkin berpikir Burung Namdur betina itu matre, iya memang. Tapi mereka realistis.

Coba kamu pikir apa yang terjadi jika Burung Namdur betina tidak pilih-pilih pasangan? Di mana anak-anak mereka tinggal? Rumah adalah hal penting, untuk itulah Burung Namdur sangat mengutamakan hal ini. Bagi mereka sarang yang bagus akan menjamin hidup mereka. Tarian para jantan adalah wujud usaha mereka, untuk menarik perhatian betinanya. Jadi ibaratnya sarang adalah harta, tarian adalah penampilan. Ingin menarik perhatian calon pasangan kamu jangan hanya modal cinta saja, harta dan penampilan juga penting.

Hal ini menarik, Burung Namdur saja tidak hanya mementingkan cinta untuk memutuskan hidup bersama. Jadi apakah masih salah jika saya bilang, cinta saja enggak cukup buat bekal sebuah pernikahan? Okay, kita menikah memang butuh cinta karena cinta dapat menguatkan saat di antara kamu dan pasangan merasa putus asa. Tapi apakah hanya cukup itu saja. Tidak semua hal bisa dibeli dengan uang tapi semua hal butuh uang. Setuju? Masak iya, mau makan cukup hanya dengan cinta? Emang kenyang ya? ENGGAK.

Tapi bukan berarti saya enggak percaya dengan rejeki pernikahan. Saya percaya orang yang menikah memiliki rejekinya masing-masing. Bahkan mungkin berlipat daripada saat sendiri. Tapi bukan berarti saya tidak boleh memilih pasangan yang mau diajak sukses bersama alih-alih diajak susah bersama, kan? Saya yakin hubungan pernikahan akan lebih menyenangkan jika saat memulainya, saya dan pasangan sudah memiliki modal. Pekerjaan yang setle salah satunya.

Jadi masih menganggap bahwa dengan cinta saja cukup membuatmu yakin untuk menikah? Kalau saya, nanti dulu. Karena bagi saya untuk jatuh cinta butuh perasaan dan penghasilan untuk merawatnya. Atau hal ini hanya berlaku untuk saya saja? Selamat hari ini.

Rabu, 31 Agustus 2016

Hal yang Hanya Kamu Rasakan Saat Memiliki Pasangan Gemini

copyright: elle.com


Heio, sudah lama tidak menulis di Blog. Okay, jika kamu gak suka dengan cerita tentang zodiak dan lain sebagainya lebih baik skip postingan ini. Blog post ini aku buat suka-suka, jadi kalau suka dengan judulnya monggo dibaca kalau tidak silakan tutup postingan ini daripada patah hati 

Ok, here we go!

Siapa sih yang gak kenal dengan zodiak Gemini? Zodiak yang dilambangkan dengan anak kembar ini memang unik. Banyak yang bilang pesona Gemini memang luar biasa, maka enggak heran jika pemilik zodiak ini banyak memiliki pacar #eh. Well, berikut ini adalah review suka-suka tentang apa yang bakal kamu rasakan saat memiliki pasangan Gemini.

Dikelilingi Api Cemburu

Seperti yang aku sampaikan sebelumnya, Gemini itu memiliki pesona yang luar biasa. Maka enggak heran jika dia memiliki banyak penggemar. Meskipun wajah bukan prioritas utama pesona mereka, ketenaran mereka tetap bikin spot jantung. Apalagi dengan penggemarnya yang ehm, mungkin posesif, bakal kelar hidup kamu memiliki pasangan Gemini. Jika enggak pinter menahan diri, dan mengatur cemburu bisa sakit hati terus. Sialnya Gemini ini tipe orang yang ogah kehilangan penggemar. So, mereka akan sangat menikmati perhatian penggemarnya. Meladeni fans bangetlah. Maka, siap-siap saja makan hati saat mereka sibuk meladeni penggemarnya. Meh ~

Cinta sih, Tapi Harus Tahan dengan Sikap Cueknya

Gemini itu paling susah jatuh cinta. Meskipun sudah nyata tertarik sama seseorang bukan berarti mereka akan langsung mengakuinya. Ada saja alasan untuk tarik-ulur perasaan pasangan. Jadi saat kamu jadian dengan Gemini, belum berarti kamu memenangkan hatinya. Saat kalian resmi pacaran,  perasaannya belum tentu sepenuhnya buat kamu. Mereka ini butuh waktu yang lumayan untuk memutuskan beneran cinta atau hanya sekedar suka. Padahal ya mereka udah resmi jadi pasangan kamu. Makanya jika kamu punya pasangan Gemini harus ekstra sabar. Dan iinilah alasan mengapa Gemini sering jadi korban ‘ditinggal pas sayang-sayangnya’. Hahaha.

Enggak Romantis

Jika kamu penggemar drama dan memiliki pasangan Gemini, kelar hidup kamu. Gemini itu luar biasa cuek dan kata romantis adalah hal tabu dalam kehidupannya. Jadi saat kamu mengharapkan hal romantis dari Gemini, lupakan saja mimpi indah kamu itu. Bagi Gemini hidup itu harus memakai logika. Urusan menye-menye tentang cinta itu urusan nomor sekian. Sayangnya, meskipun enggak suka hal yang romantis, Gemini sangat senang diperhatikan. Curang ya? IYA. Hmm, pantes saja paling cocok sama Leo yang suka merhatiin pasangannya. Aish, bisa aja Yu!

Saat Bersamanya Kamu Seperti Bersama Oom Google

Iya, Gemini itu cerdas dan banyak tahu. Dia sangat up to date, jadi perkembangan informasi apa pun pasti tahu. Kecerdasannya inilah yang membuat Gemini banyak penggemarnya. Sekedar tips, Gemini sangat menyukai orang yang dapat ‘nyambung’ saat diajak ngobrol. Jadi pastikan kamu memiliki minat yang sama dengannya jika ingin membuat dia tertarik padamu. Uhuy, karena bagi Gemini cantik/ganteng saja enggak akan berarti apa-apa jika otak kamu kosong. Bumm!

Nah loh, itu tadi 4 hal yang bakal kamu rasakan saat memiliki pasangan berzodiak Gemini. Boleh percaya boleh enggak, ya namanya juga postingan suka-suka. Caio!

Kamis, 30 Juni 2016

Karena Bersih Tidak Harus dengan Sabun, Maka Saya Memilih Cetaphil (Review)

Udara dingin bukan berarti bebas dari kulit kering. Saya memiliki kulit wajah kombinasi, yang setiap musim dingin sering bermasalah dengan kulit kering. Rutin membersihkan wajah tidak menjamin bebas masalah kulit seperti komedo dan kulit kering. Ibaratnya rajin membersihkan wajah dengan harapan kulit menjadi bersih, eh yang terjadi kulit menjadi lebih kering. Benar-benar dilematis. Apalagi untuk saya yang lumayan pemilih soal produk skincare.

Setiap pagi dan sebelum tidur saya rutin mencuci wajah dengan sabun muka, memang kulit menjadi bersih masalahnya kulit wajah menjadi kaku. Setelah sibuk googling, penyebab kulit wajah menjadi kaku selesai mencuci wajah dengan sabun muka karena kandungan sabunnya. Setelah beberapa kali mencoba pembersih wajah dan sabun muka, akhirnya saya bertemu dengan Cetaphil Gentle Skin Cleanser.

Mengapa Cetaphil?

Cetaphil
Cetaphil Gentle Skin Cleanser | Photo By; @perihujan_

Pertama kali melihat kemasan Cetaphil sedikit kurang yakin, apa benar ini skincare untuk pembersih wajah? Kemasan putih dan tutup flip warna biru mengingatkan saya pada kemasan obat. Meskipun sempat ragu, saya membaca bahan yang terkandung dalam Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Purified water yang terkadndung pada Cetaphil menyakinkan saya bahwa produk ini aman untuk kulit saya.

Serunya memakai pembersih wajah Cetaphil ini karena dapat digunakan dengan dua cara. Memakai air atau tidak. Jadi jika kamu malas mencuci wajah karena harus bersentuhan dengan air, maka kamu dapat menggunakan Cetaphil ini tanpa menggunakan air. Cukup tuang Cetaphil secukupnya lalu usap ke bagian wajah, bersihkan dengan handuk bersih. Kulit wajah pun menjadi halus dan kenyal.

Kalau saya lebih suka menggunakannya dengan air. Cukup oleskan Cetaphil pada wajah, lalu bilas hingga bersih. Kulit mnjadi lebih halus dan yang pasti bebas kaku. Setiap selesai membersihkan wajah, saya suka menepuk-nepuk wajah saya, rasanya kenyal dan ciumable.

Cetaphil terbuat dari bahan alami, bebas sabun dan yang pasti bebas parfum jadi aman buat kulit. Produk buatan Kanada ini, cocok untuk semua umur. Karena teksturnya halus dan lembut serta tidak pedih membuatnya cocok dipakai anak kecil sekali pun.

Di Mana Mendapatkannya?

Jika kamu tertarik untuk mencoba produk ini, kamu dapat membelinya di modern store seperti Guardian, Century dan Watsons. Meskipun banyak yang bilang Cetaphil mahal, tapi dengan hasil yang bagus saya rasa Cetaphil ini worth it banget.

Bagaimana tertarik mencoba?

Senin, 04 April 2016

Membiasakan Diri


Perkara rindu memang tidak mudah. Hal yang menyenangkan dari rindu bukanlah saat merindukan seseorang, atau saat dirindukan seseorang. Rindu yang paling menyenangkan adalah saat kamu merindukan seseorang, dia pun merindukanmu. Iya rindu caption, hehehe. Setelah menulis postingan yang ini, saya memutuskan untuk tidak lagi menyimpan semua no handphone dan dengan sengaja uninstall satu platform social media yang biasa kami gunakan. Entah, saya merasa lebih baik saat tidak memiliki akses untuk menghubunginya.

Sebut saya sedang patah hati. Saya hanya sedang membiasakan diri tanpanya, tidak tergantung lebih tepatnya. Saya sedang membiasakan diri untuk bahagia tanpa melibatkannya. Apakah saya benar-benar mampu? Berat adalah yang saat ini saya rasakan. Saya tahu, dia sedang berusaha untuk itu. Dia sedang mencoba untuk bahagia tanpa saya.

Apakah saya berharap dia kembali melirik saya? Mencoba mendekati saya lagi? Tidak. Saya tidak ingin mengemis perhatiannya. Saya tidak ingin dia merasa kasihan, dan merasa bertanggung jawab, dengan apa yang saya rasakan saat ini. Bukankah ini lebih baik?

Saya teringat ucapan mantan atasan saya di kantor dulu. Perubahan itu selalu ada, perkara kita bisa atau tidak tergantung dari diri kita. Kita tidak mungkin bisa memakai celana dari sisi kiri jika kita terbiasa memakai celana dari sisi kanan. Tapi, bukan tidak bisa kita akan bisa memakai celana dari sisi kanan jika kita mau mencobanya. Berlatih dan membiasakan diri untuk itu. Begitu juga dengan perasaan.

Jika kemarin, hari ini, atau mungkin besok saya masih sulit untuk tersenyum dengan tulus tanpanya. Hari ini saya akan mencoba, bahagia tanpa dia. Mungkin tidak hari ini, saya akan mampu melakukannya. Tetapi saya telah mencoba, dan akan terus berusaha melakukannya. Membiasakan diri, melakukan hal-hal yang biasa saya lakukan bersamanya dengan seorang diri. Atau jika saya cukup beruntung maka saya akan mencoba bersama orang lain.

Hal yang akan saya lakukan selain menghapus semua kontaknya adalah berhenti menulis tentangnya. Anggap saja ini tulisan terakhir tentangnya sekaligus ucapan perpisahan. Iya, selamat tinggal karena saya ingin bahagia tanpamu.

Malang menjelang tengah malam, 3 April 2016.

Minggu, 03 April 2016

Cerita Lain BE KRAF Inspiring Founders

Narasumber super kece on stage | Inspiring Founders - BE KRAF

Berawal dari hobi ngerumpi dengan Wenny dan beredar di twitter, akhirnya sabtu tanggal 2 April 2016, saya bersama Wenny dan Endah terdampar di salah satu acara BE KRAF (Badan Ekonomi Kreatif Indonesia). Mengikuti acara Inspiring Founders yang disponsori oleh BE KRAF yang bertempat di Hotel harris. Banyak acara seru yang digelar BE KRAF berhubung waktunya bersamaan, akhirnya kami memilih Inspiring Founders untuk mengisi malam minggu yang syahdu kali ini.

Sebagai salah satu rangkaian Ulang Tahun #Malang102 Inspiring Founders mengundang 3 narasumber yang istimewa. Ada Hadi wenas CEO – mataharimall.com, Natali Ardianto CTO – tiket.com, dan Irzan Raditya CEO – yessbossnow.com ketiga narasumber sharing ilmu mulai pukul 14.00 – 17.00 wib.

Meskipun acara molor dari jadwal yang ditentukam yaitu sekitar 30 menit lebih, secara keseluruhan acara ini menarik. Diskusi antara peserta dan narasumber pun berlangsung menyenangkan. Ada satu pertanyaan yang menarik dari salah satu peserta, kurang lebih pertanyaannya adalah tentang fenomena semua ingin menjadi CEO, ingin jadi pengusaha, semua ingin menjadi pemilik modal. Jika semua jadi pemilik siapa yang akan bekerja jadi IT (disclamair penanya adalah mahasiswa IT dan dia menyampaikan isi hatinya juga teman lainnya).

Menarik, akhir-akhir ini saya pun merasa budaya latah sudah menjadi trend. Tidak hanya soal profesi, pun yang lainnya. Ketika semua berlomba-lomba menjadi pengusaha, semua sibuk jualan apa saja. Dan jawaban dari Pak Natali CTO tiket.com membuat saya merenung. Beliau menjawab bahwa beliau tidak ingin jadi CEO cukup menjadi CTO. Jadi CEO itu banyak yang dipikirkan biarkan mereka yang terpilih memikirkannya. Bukan Pak Natali tidak ingin, Teknologi adalah dunianya maka beliau akan melakukan hal yang terbaik dari keahliannya itu.

Saya sempat tersentil, mengingat kejadian beberapa bulan ini. Pilihan saya untuk fokus ke dunia menulis. Menjadi seorang content writer secara full time dan meninggalkan dunia akuntansi. Meskipun tidak benar-benar meninggalkannya, pilihan saya untuk memilih dunia menulis masih membuat saya gamang. Saya masih sering bertanya, apakah benar pilihan saya? Bukan gengsi atau hanya ingin mengikuti trend? Saya tidak ingin terjebak dengan kata-kata ‘kesempatan’.

Goodie bag dari BE KRAF - suka :)

Saya kembali melihat ketiga narasumber tersebut, mereka adalah orang-orang yang fokus dengan tujuan hidupnya. Mendedikasikan diri dengan apa yang disukai dan bonusnya, apa yang mereka tekuni menghasilkan uang. Bukankah hal itu impian setiap orang? Tetapi tidak semua mimpi setiap orang harus berjalan sama, runut dengan detail yang sama. Setiap orang memiliki porsi kegagalan yang berbeda.

Para narasumber yang duduk di depan saya bukanlah orang yang tanpa pernah mencicipi kegagalan. Meraka pernah gagal. Pernah jatuh, bangun, jatuh dan bangun lagi hingga seperti saat ini. Mereka bekerja untuk mewujudkan mimpi. Sepeti yang disampaikan CEO yessbossnow.com Pak Irzan impian tanpa eksekusi adalah omong kosong. Malam ini saat saya kembali melihat buku mimpi saya, ada beberapa yang belum terwujud. Ada impian yang sudah saya tulis sejak pertama kali lulus kuliah. Saya kembali bertanya, bagaimana mimpi itu bisa terwujud jika saya hanya sibuk menulisnya tanpa bergerak untuk mewujudkannya.

Mungkin benar, saya butuh bergerak. Tidak hanya sibuk menulis mimpi saya dan hanya bergerak ragu-ragu. Karena waktu yang paling tepat adalah sekarang, bukan nanti, besok atau minggu depan. Terima kasih BE KRAF untuk Inspiring Founders-nya benar-benar menginspirasi. Terima kasih, semoga tahun depan ada lagi. Ngomong-ngomong, CEO mataharimall.com gaul sekali Pak Wenas.

Salam, Ayu Puji Lestari.