Senin, 19 Mei 2014

Jika Saja.

Tak ada yang kebetulan? Saya adalah termasuk manusia yang paling kuekeh dengan yang namanya takdir. Sampai pada satu titik saya pun menangisi apa yang Tuhan takdirkan untuk saya, iya apalagi kalau bukan perkara kehilangan. Entah, sampai saya menulis ini saya masih bertanya-tanya apa maksud Tuhan mempertemukan saya bersama dia. Meski sampai akhir pertemuan kami tetap menyebut kita.
Jika sajaTuhan tak pernah menautkan takdir pada kami berdua, apakah saya mampu memaknai kehilangan ini?
Jika saja Tuhan tak pernah menjatuhkan hati kami pada rasa yang sama, apakah saya mampu memaknai apa itu cinta yang sebenarnya?
Jika saja....
Boleh saya katakan, kamu adalah jika yang spesial buat saya. Sampai kapan pun.


You'll my favorite if :)


Dedicated to my Mr. A


Pasuruan, 19 Mei 2014.