Senin, 27 Maret 2017

Menikmati Suasana Rumah di Hotel Zam Zam Batu

Apa yang kamu pikirkan tentang kota Batu? Tentu saja apalagi kalau bukan pesona alamnya yang aduhai. Tidak hanya hawa dinginnya yang menjadi pesona, kota Batu pun menyimpan banyak hal seru. Maka tidak salah jika berlibur di kota Batu selalu menjadi pilihan utama saat akhir pekan, apalagi saat liburan panjang. Maka tidak heran, saat ini di kota Batu banyak berdiri hotel dan resort. Apalagi kalau tidak untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal untuk wisatawan yang berkunjung di kota Apel ini.

Perjalanan keliling Hotel Zam Zam bersama Blogger Ngalam | Foto Sandynata

Nah, kemarin saya dan teman-teman Blogger Ngalam diberi kesempatan untuk berkunjung ke salah satu hotel di Batu, yaitu  Zam Zam Hotel and Convention. Hotel ini terletak di Jalan Abdul Gani Atas, terletak +/- 500 meter dari wisata petik apel, Agro Kusuma. Wew, asik nih. Ada beberapa hal yang membuat hotel ini berbeda dengan hotel di Batu pada umumnya. Apa saja yang membuat hotel ini membuatnya cukup menarik? Berikut ini reviewnya.

Hotel dengan Masjid

Masjid di Dalam Area Hotel Zam Zam | copyright: Iwan Tantomi

Iya, hotel ini memiliki masjid di area dalam hotel. Bukan sekadar Musholla, tapi masjid yang aktif sholat lima waktu, Salat Jumat dan saat Ramadan dimanfaatkan untuk Taraweh. Tidak hanya untuk kepentingan karyawan dan tamu hotel, masjid ini juga dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk beribadah.

Kamar Luas dan Wangi

Salah satu ruang kamar di Zam Zam Hotel | copyright: Ayu Puji Lestari

Total kamar di Hotel Zam Zam ada 76 kamar, yang terdiri dari Deluxe Suite, Superior, Deluxe Executive, Junior Suite, Family Standart dan Family Deluxe. Untuk di kelasnya yaitu Hotel bintang tiga, Hotel Zam Zam memiliki kamar yang luas. Tidak hanya itu setiap kamu memasuki ruang kamarnya maka wangi khasnya akan membuat kamu betah dan merasa sedang di rumah sendiri.

Hotel ini memiliki standar pelayanan 3BITV yaitu, Bed Room, Bath Room, Breakfast, Internet dan TV. Jadi setiap tamu hotel berhak pelayanan prima dari hal di atas. Well, pantes saja selama keliling di Hotel ini saya merasa sedang di rumah.

Makanan Halal dan Non MSG

Salah satu yang membuat saya merasa nyaman dengan Hotel Zam Zam adalah, semua masakan yang disajikan di hotel ini adalah makanan halal. Iya, hotel ini berkomitmen hanya menyediakan makanan dan minuman yang kehalalannya terjamin. Tidak hanya itu, masakan yang disajikan pun bebas MSG, nah sudah pasti sehat kan?

Saat saya bertemu dengan Chef Ariyanto kepala koki di Hotel Zam Zam menyebutkan, masakan yang enak tidak perlu MSG. Rasa enak makanan dapat disajikan lewat pemilihan bahan yang berkualitas serta bumbu ya pas. Duh, Chef saya setuju dengan Anda soal ini.

Hotel yang Ramah Difabel

Pengalaman sebagai auditor seringkali membuat saya harus melakukan perjalanan luar kota, yang akhirnya menuntut saya untuk menginap di hotel. Dan baru kali ini saya menemukan hotel yang ramah bagi pengguna kursi roda. Mengapa saya bilang demikian? Hotel berlantai 3 ini memiliki lift, dan sepanjang lorong hotel disediakan jalur khusus untuk pengguna kursi roda. Hal yang jarang disentuh oleh beberapa pengelola hotel. Makin istimewa kan Hotel Zam Zam ini?

Tanaman Dalam Lorong

Jika menginap di Hotel Zam Zam maka kamu akan menemukan beberapa tanaman hidup yang diletakkan pada pot di depan kamar. Saya melihat ada beberapa jenis tanaman Sri Rejeki dan Bunga Terompet. Hehe, mengapa saya tahu? Karena pihak hotel memberikan name tag pada tanaman tersebut. Terlihat sederhana tapi hal ini dapat membantu mengedukasi pengunjung Hotel.

Pemandangan Pegunungan Panderman

Panderman Resto dengan view pegunungan Panderman | copyright: Ayu Puji Lestari
Salah satu hal menyenangkan dari menginap di Batu adalah pengalaman melihat gunung Panderman dari dekat. Nah,salah satu view yang ditawarkan Hotel Zam Zam adalah view pegunungan Panderman. Kapan lagi makan enak sambil melihat yang seger-seger?

Tidak hanya itu Zam Zam Hotel and Convention pun memberikan penawaran paket wedding mulai 23.999.000 nett untuk 100 undangan. Nah, makin menarik kan? Saya sih jadi pengen bikin private party buat wedding, masjid sudah ada nanti bisalah acaranya di gelar di Panderman Resto sambil melihat keindahan pegunungan, nanti menginapnya di the one room Deluxe Suite. Gimana? Yuk, ah ke Zam Zam Hotel.

Alamat Zam Zam Hotel
Jalan Abdul Gani Atas, Batu Telpon: 0341 - 591148/591149 Fax: 0341 - 591150
Email: info@zamzamhotel.com | www.zamzamhotel.com

Kamis, 16 Maret 2017

Hal-Hal yang Membuat Saya Jatuh Cinta dengan Kota Semarang


Yeay, akhirnya Tahun 2017 ini saya kesampaian maen ke Semarang. Persiapannya hampir dua bulan, yeay solo travelling kali ini penuh persiapan. Ada dua hal yang membuat saya melakukan persiapan tidak seperti biasanya. Pertama, kota ini untuk pertama kalinya saya kunjungi. Kedua, saya benar-benar ingin menikmati solo traveling kali ini.

Saya melakukan perjalanan Jumat tanggal 10 Maret lalu, naik kereta api sampai di Semarang esok harinya. Well, kalau ditanya apa yang membuat saya betah di Semarang ini jawabannya.

Kota Tua

Yup, saya adalah penggila city tour. Kalau travelling yang dipilih gak jauh dari jalan-jalan sekitar kota. Dan kejutannya Semarang punya kawasan Kota Tua. Yeay! Anggap saja pemanasan sebelum ke Kota Tua Jakarta. Saya ke Kota Tua sampai dua kali. Subuh sesampai saya di Semarang dan saya lanjutkan keesokan harinya.

Saya suka dengan bangunan tuanya. Suasananya dan tentu saja Gereja Belduk yang legendaris itu. Saya juga sempat ke Taman Garuda dan Taman Sri Gunting.

Lawang Sewu

Mainstream sih, tapi saya memang jatuh cinta dengan bangunan ini. Bangunan peninggalan kolonial ini memang penuh daya tarik. Saya juga ke sini dua kali, malam hari dan siang hari. Gara-gara main ke sini jadi punya bayangan ingin ngadain resepsi di Lawang Sewu. Hmm, lucu kali ya?

Bakmi Pak Doel Numani

Semua bilang kuliner di Semarang enak, okay saya setuju itu. Tapi dari sekian banyak makanan yang saya coba selama di Semarang, Bakmi Pak Doel Numani di seberang Mall Paragon adalah juaranya. Hmm, Bakmi Godhognya enak banget. Minya lumer dan lembut. Dimakan dengan sate jeroan makin yummy. Bahagianya, harganya pun pas di kantong.

Semua Camilan di Bandeng Juwana

Enting Gephuk, Moachi, Roti isi abon bandeng, Tahu Bakso, Pia Susu dan banyak lagi. Rasanya tidak ada camilan yang dijual di Toko Bandeng Juwana yang tidak saya suka. Hehe, serunya lagi kalau belanja di sini bisa dapat tester. Jadi sebelum memutuskan beli bisa nyicip dulu bakal sesuai dengan selera atau tidak.

Trotoar di Semarang Juara

Meskipun belum semua Trotoar di Semarang bagus dan masih ada beberapa ruas trotoar yang belum selesai diperbaiki, tapi sungguh trotoar di Semarang itu idaman banget. Trotoarnya luas dan nyaman. Trotoar favorit adalah sepanjang jalan Thamrin yang menuju Tugu Pemuda. Suka!

Transportasi Umum Lengkap

Di Semarang mau naik angkot, BRT (Semacam Bus Trans), Bus Kota, Bus Damri, Becak, Ojek Pengkolan, Ojek Online, Taxi lokal, Taxi sekelas Blue Bird, Taxi online semuanya ada. Selama di Semarang saya banyak naik BRT, kalau lagi selow naik becak, nah saat malam dan jarak tempuh agak jauh saya baru menggunakan Taxi online. Serunya lagi yang online dan konvensional gak ribut. Selow, sedikit bikin terharu mengingat sebelum berangkat ke Semarang sempat terlibat drama transportasi online vs konvensional.

Selain hal di atas, masih banyak hal seru yang saya nikmati selama di Semarang. Nanti deh saya bahas satu persatu. Jadi mau ke Semarang lagi yu? MAU!!!!