Langsung ke konten utama

Postingan

Selamat Ulang Tahun

copyright pexels.com "Selamat ulang tahun," bisikku tepat jam menunjuk pukul dua belas malam. Lilin yang berada di atas kue ulang tahun dengan ukiran namamu menyala terang. Wajahmu terlihat tampan malam ini, dari balik siluet cahaya lilin. Aku mengusap tulang pipimu pelan. Lalu tersenyum. "Selamat ulang tahun," ulangku, kali ini lebih pelan. Aku melihat senyummu. Aku mengamatinya, menyimpannya dalam setiap sel otakku. Takut jika ulang tahun berikutnya aku tak lagi bersamamu. Bukankah ketakutan terbesarku adalah kehilanganmu. "Selamat ulang tahun," Kali ini aku tidak melihat senyummu, hanya tangis tertahan saat kedua tanganku menancapkan pisau tepat di dada wanita yang kamu nikahi lima tahun lalu. Tanganku lincah mencukil kedua bola matanya. Bola mata yang kamu agungkan di belakangku. Bola mata yang membuatmu tak lagi melihatku. "Selamat ulang tahun dan terima kado sepasang mata yang kamu puja di belakangku ini." ...

Dementor

Dementor | copyright pottermore Jika kalian penggemar serial Harry Potter tentu tahu dengan tokoh Dementor. Iya, makhluk yang hobi menyerap kebahagiaan orang yang berada di dekatnya. Efeknya? Seseorang yang kehilangan kebahagiaan itu sama mengerikannya dengan orang yang kehilangan harapan. Kalau enggak depresi ya bakal berujung mati. Rasanya gimana sih bertemu Dementor alias seseorang yang membuat kita kehilangan kebahagiaan? Hfft, jangan ditanya. Menyebalkan dan menyakitkan. Suka atau tidak, setiap orang pasti memiliki Dementor. Ada yang berwujud kenangan dengan mantan, tentang cinta yang tidak terbalas, deadline pekerjaan, Bos yang menyebalkan, teman yang sok tau, dan banyak lainnya. Kalau ditanya apa wujud Dementor saya saat ini? Jawabannya adalah keadaan yang memaksa saya untuk menerima. Apa itu? Biar saya dan Tuhan yang tahu. Hahaha, padahal tidak ada yang ingin tahu juga. Tidak ada penyakit tanpa obat. Begitu juga dengan kehadiran Dementor ini. Ada cara untuk men...

Menjadi (yang) Mereka Inginkan

Menjadi aku ternyata tidak mudah. Saya adalah bungsu dari lima bersaudara. Banyak yang menganggap menjadi bungsu itu menyenangkan karena pasti semua keinginan akan dipenuhi. Tidak perlu menunggu besok, hari itu juga pasti dikabulkan. Menjadi bungsu itu menyenangkan, kata bagi sebagian. Ketika ada yang tidak sesuai yang diinginkan, cukup merajuk maka semua urusan selesai. Semua akan menuruti. Menenangkan dengan janji akan memberi dua bahkan tiga kali lipat dari yang diinginkan. Sayangnya menjadi bungsu tidak semudah yang mereka bayangkan. Apalagi menjadi bungsu yang serba enggak enakan. Ketika egoku tersakiti, aku pikir semua akan memahami. Justru saat aku ingin mengemukakan pendapat, mereka berpikir aku hanya cemburu dan iri. Halah, bungsu kan tidak jauh dari dua hal itu. Tukang iri dan cemburu. Egois mereka bilang. Ternyata menjadi bungsu yang mereka inginkan tidak mudah. Ketika merajuk salah, lalu apa aku harus pergi? Ternyata juga salah, jika aku p...

Sahur Apa?

Alhamdulilah bertemu Ramadan lagi. Beberapa orang suka menanyakan menu sahur saya. Alih-alih kepo, mereka penasaran menu sahur seorang Ayu yang picky. Saya memang pemilih dalam soal apa pun termasuk dengan memilih menu sahur. Lalu menu sahur apa yang kamu pilih? Saya biasa minum air putih dan satu buah. Buahnya entah apel atau pear. Tapi 2 Ramadan ini saya memilih pear century. Alasannya pear centrury lebih manis dan kresh. Harganya gak terlalu mahal dan tentu saja kandungan airnya lebih banyak sehingga membuat saya terbebas dari dehidrasi. Air putih yang saya minum saat sahur yaitu sebanyak 1 botol tupperware ukuran tanggung, ya setara 600ml. Kadang bisa lebih. Gak laper yu? Gak haus? Alhamdulilah, ritual sahur model begini sudah saya jalani sejak 6 tahun lalu. Malah saya lebih kuat dan tidak merasa lemas. Justru kalau makan nasi waktu sahur badan saya semakin lemas. Hehehe. Dulu seseorang suka memarahi saya dengan kebiasaan sahur saya. Tapi waktu itu iya-iya aja....

Bapak

Doa tak akan pernah mengembalikan ia yang telah pergi, tetapi doa akan menabahkanmu dari kehilangan – Ayu Puji Lestari. Perjalanan ini  terlalu lama, bayangan tentang Bapak memenuhi isi kepalaku. Telpon yang kuterima subuh tadi mengantarkanku untuk duduk di dalam bus berwarna kuning ini. Perjalanan untuk pulang. Air mata berkali-kali kuusap. Mengabaikan pandangan heran penumpang yang memenuhi bus ini. Aku hanya ingin segera sampai rumah, dan memastikan bahwa Bapak baik-baik saja. Bahwa kekhawatiranku tak akan pernah terjadi. Aku hanya ingin memeluk Bapak. “Bagaimana kuliahmu?” tanya Bapak saat mengantarku kembali ke Pasuruan sore itu.  “Tinggal tugas akhir pak,”jawabku setengah berteriak, mengalahkan suara motor yang membenamkan suaraku. “Ya syukur. Tahun ini selesai kan?” “Insyaallah,” Jawabku. Dan itu adalah percakapan terakhirku bersama Bapak, sebelum akhirnya pertengahan Januari kemarin Bapak harus dirawat di rumah sakit. Ada peradangan di ginja...

Menikmati Suasana Rumah di Hotel Zam Zam Batu

Apa yang kamu pikirkan tentang kota Batu? Tentu saja apalagi kalau bukan pesona alamnya yang aduhai. Tidak hanya hawa dinginnya yang menjadi pesona, kota Batu pun menyimpan banyak hal seru. Maka tidak salah jika berlibur di kota Batu selalu menjadi pilihan utama saat akhir pekan, apalagi saat liburan panjang. Maka tidak heran, saat ini di kota Batu banyak berdiri hotel dan resort. Apalagi kalau tidak untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal untuk wisatawan yang berkunjung di kota Apel ini. Perjalanan keliling Hotel Zam Zam bersama Blogger Ngalam | Foto Sandynata Nah, kemarin saya dan teman-teman Blogger Ngalam diberi kesempatan untuk berkunjung ke salah satu hotel di Batu, yaitu  Zam Zam Hotel and Convention. Hotel ini terletak di Jalan Abdul Gani Atas, terletak +/- 500 meter dari wisata petik apel, Agro Kusuma. Wew, asik nih. Ada beberapa hal yang membuat hotel ini berbeda dengan hotel di Batu pada umumnya. Apa saja yang membuat hotel ini membuatnya cukup menarik? Beriku...

Hal-Hal yang Membuat Saya Jatuh Cinta dengan Kota Semarang

Yeay, akhirnya Tahun 2017 ini saya kesampaian maen ke Semarang. Persiapannya hampir dua bulan, yeay solo travelling kali ini penuh persiapan. Ada dua hal yang membuat saya melakukan persiapan tidak seperti biasanya. Pertama, kota ini untuk pertama kalinya saya kunjungi. Kedua, saya benar-benar ingin menikmati solo traveling kali ini. Saya melakukan perjalanan Jumat tanggal 10 Maret lalu, naik kereta api sampai di Semarang esok harinya. Well, kalau ditanya apa yang membuat saya betah di Semarang ini jawabannya. Kota Tua Yup, saya adalah penggila city tour. Kalau travelling yang dipilih gak jauh dari jalan-jalan sekitar kota. Dan kejutannya Semarang punya kawasan Kota Tua. Yeay! Anggap saja pemanasan sebelum ke Kota Tua Jakarta. Saya ke Kota Tua sampai dua kali. Subuh sesampai saya di Semarang dan saya lanjutkan keesokan harinya. Saya suka dengan bangunan tuanya. Suasananya dan tentu saja Gereja Belduk yang legendaris itu. Saya juga sempat ke Taman Garuda dan Taman S...