Minggu, 04 Juni 2017

Dementor

Dementor | copyright pottermore

Jika kalian penggemar serial Harry Potter tentu tahu dengan tokoh Dementor. Iya, makhluk yang hobi menyerap kebahagiaan orang yang berada di dekatnya. Efeknya? Seseorang yang kehilangan kebahagiaan itu sama mengerikannya dengan orang yang kehilangan harapan. Kalau enggak depresi ya bakal berujung mati.

Rasanya gimana sih bertemu Dementor alias seseorang yang membuat kita kehilangan kebahagiaan? Hfft, jangan ditanya. Menyebalkan dan menyakitkan.

Suka atau tidak, setiap orang pasti memiliki Dementor. Ada yang berwujud kenangan dengan mantan, tentang cinta yang tidak terbalas, deadline pekerjaan, Bos yang menyebalkan, teman yang sok tau, dan banyak lainnya. Kalau ditanya apa wujud Dementor saya saat ini? Jawabannya adalah keadaan yang memaksa saya untuk menerima. Apa itu? Biar saya dan Tuhan yang tahu. Hahaha, padahal tidak ada yang ingin tahu juga.

Tidak ada penyakit tanpa obat. Begitu juga dengan kehadiran Dementor ini. Ada cara untuk mengusirnya, yaitu membuat mantra Potranus. Cara kerja mantra ini sangat ajaib, yaitu dengan mengumpulkan kenangan menyenangkan dan yang membuat kita bahagia. Kita cukup mengingat hal-hal yang menyenangkan tersebut. Dengan kita tertawa maka Potranus akan terbentuk dan Dementor pun kalah. Sesederhana itu.

Sayangnya mengumpulkan kebahagiaan di saat hati kita dipenuhi rasa benci itu tidak mudah. Menemukan bahagia, saat kita dipaksa untuk menerima keadaan yang tidak disukai itu sangat memberatkan. Maka tidak selamanya Potranus dapat berhasil diciptakan. Seringkali, saat manusia bertemu Dementor berakhir dengan depresi atau yang terburuk adalah kematian.

Saat ini saya sedang berjuang untuk membuat mantra Potranus saya. Mengingat kenangan tentang hal yang menyenangkan. Melakukan hal-hal seru. Tidak selalu bersama orang lain, saya pun kerap melakukannya sendiri. Karena saya tahu, menggantungkan kebahagiaan kepada orang lain hanya akan menghasilkan kecewa.

Saya menulis, saya melakukan perjalanan jauh, saya menghindari segala rutinitas yang membuat saya teringat tentang sosok Dementor tersebut. Mungkin Potranus saya belum sempurna saya buat. Tapi saya percaya, sebagai manusia tidak selamanya kesedihan akan berjalan bersama saya selamanya.

Selamat tanggal 4 Juni Dementorku, semoga tidurmu nyenyak.

3 komentar:

  1. Yuk jalan-jalan ke Eropa, tapi makan mujaer dulu sebelum berangkat, bahaha. Karen Potranus terenak ada mujaer penyet sambal bawang titik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ke Eropa mampir lalapan fly over dulu..hahaha.

      Hapus
  2. Potranus apa petronus toh? 😶

    BalasHapus