Langsung ke konten utama

Terapi Patah Hati.



Patah hati bukan harga mati ~~ @_yulesta.

Menyembuhkan patah hati mungkin tidak semudah saat kita jatuh hati. Ada yang perlu waktu berhari-hari, atau bahkan mencapai hitungan tahun. Tapi, hidup harus tetap berjalan kan? Jangan terlalu terpaku pada sakit dan pedihnya masa lalu, hidup harus bergerak maju. Untuk mensiasati pasca patah hati ikuti tips berikut.
1.       Menangis.
Menangis adalah cara alami untuk melampiaskan rasa kesal, tertekan dan penat. Seseorang yang menangis dapat menurunkan kadar emosi, karena dengan menangis dapat meningkatkan mood seseorang. Air mata yang dikeluarkan saat menangis dapat mengeluarkan hormon stress akibat patah hati yaitu endorphin leucine-enkaphalin.
2.       Menulis.
Tulislah semua kejadian yang membuat Anda patah hati. Tentang perasaan sakit dan kehilangan. Menulis dapat menyembuhkan, karena dengan menulis kita dapat mengelurkan emosi kita. Anda juga dapat membuat daftar tentang kesalahan dan kenangan menyakitkan saat bersama si dia, hal ini dapat membuat anda berpikir ulang untuk kembali pada si dia.
3.       Menyibukkan diri.
Temukan kesibukan baru, misalnya dengan mengikuti kursus memasak, menjahit atau menekuni hobi Anda yang dapat meningkatkan kualitas diri. Dengan menyibukkan diri, anda tidak akan terfokus pada masalah. Anda tidak akan punya waktu untuk mengingat-ingat si dia, yang akhirnya membuat Anda merasa lebih baik.
4.       Membuka diri.
Membuka diri bukan berarti menyegerakan punya pacar atau gebetan sebagai ganti dari mantan Anda. Tetapi dalam hal ini membuka diri adalah menerima kedatangan orang baru dalam kehidupan Anda. Jika selama bersama si mantan, Anda terlalu fokus kepadanya, inilah saat Anda membuka diri untuk orang lain dan tidak membandingkannya dengan mantan.
So, jangan takut dengan patah hati,karena patah hati bukanlah akhir dari perjalanan.  Selalu ada jalan untuk jatuh hati lagi dan bangkit. And lets move on.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Morning Pages

Menulis untuk jiwa/copyright  rawpixel.com   Writing is medicine. It is an appropriate antidote to injury. It is an appropriate companion for any difficult change - Julia Cameron. Menulis bagiku adalah obat. Menuangkan keluh, mencatat mimpi, hingga mematik harapan. Itulah alasan kenapa aku banting setir untuk berkarir di media. Harapannya sih, seru kali ya menulis terus dapat duit. Meskipun pas terjun kerja di media, ternyata pekerjaanku bukan menulis seperti yang di catatan-catatan yang pernah kutuliskan. Aku menulis untuk orang lain. Maka journaling adalah obat buatku. Saat aku tidak bisa menulis tentang hal-hal yang sensitif, menuliskan di buku jurnalku membuatku merasa tenang. Menulis untuk memberi makan jiwa aku menyebutnya. Biasanya setiap pagi sebelum memulai aktivitas aku menuliskan banyak hal di lembaran jurnalku. Hal random seperti enak mana tahu atau tempe, hingga seserius mengapa semakin ke sini hal-hal yang disebut ‘pertanda’ itu semakin jelas. Menuliskan hal itu ...

Lost in Malang, Malam Minggu Receh Jalan Kaki Keliling Kota Malang

Siapa sih yang enggak suka malam minggu? Apalagi para pekerja yang sabtunya harus kerja. Malam minggu itu semacam angin surga, bisa pulang kerja lebih awal dan sore hingga malam bisa ngapain aja. Tidur malam pun tidak masalah, karena besok hari minggu dan libur. Maka malam minggu kemarin saya memutuskan ikut acara yang diadakan A Day To Walk. Jalan-jalan hore di malam hari sepertinya tidak ada salahnya menjadi pilihan saya malam itu. Sejak siang saya diribetkan dengan urusan event di komunitas, sempat ketemu teman lama juga dan hampir menjelang malam baru kelar semua urusan. Muka sudah kucel dan badan sudah remuk sebenarnya. Acara A Day To Walk sebenarnya dimulai pukul setengah tujuh, lah ini pukul tujuh telat banget ya seandainya saya nekat untuk gabung. Iseng lewat meeting point, sekalian mau oper angkot dan ternyata masih ramai. Well, akhirnya saya ikut bergabung.  Ternyata malam itu banyak juga yang datang. Saya sempat ber’hai’ dengan salah satu peserta. Ngobrol sebent...

Menjadi Beauty Vlogger Dadakan

Bekerja di media membuat saya belajar banyak hal, termasuk menjadi artis dadakan untuk mengisi konten video. Sudah 2 kali wajah saya muncul di chanel youtube vemale. Pertama video DIY membuat amplop lebaran dan kedua adalah video campaign #MyBodyMyPride . Di kedua video itu tidak ada satu pun yang mewajibkan saya bicara, saya cukup senyum-senyum depan kamera, dan semuanya beres. Tapi berbeda dengan konten video kali ini, selain bergaya dan senyum-senyum manis, saya juga harus bicara. Ok, karena kali ini saya harus mereview lipstik. OK LIPSTIK. Jeder!  Sebenarnya tidak masalah saya harus sok manis di depan kamera. Tapi ini saya harus memakai lipstik dan mereviewnya? Oh. Ok, saya memang cewek tapi kalau urusan makeup angkat tangan. Pakai bedak pun sudah syukur. Meskipun sekarang  sudah mau pakai skincare meskipun sekadar pembersih wajah dan pelembap. Anggap saja itu satu kemajuan. Dan sekarang saya harus mereview lipstik,dan bergaya di depan kamera. Cuap-cuap istilah lipsti...