Langsung ke konten utama

Mengunjungi Alice, di Alice Tea Room.

Jadi beberapa minggu lalu, saya dan Wigi berkunjung ke kafe yang baru buka tanggal 9 juni 2014 lalu. Dari rasa ingin tahu, ketika salah satu teman mejeng foto kece yang katanya merupakan salah satu sudut dari kafe yang bertema Alice in Wonderland.

So cutie

Dan benar sekali, kafe yang berada di jalan Rinjani, no. 5 Malang ini benar-benar eye catching dan photoable. Sejak masuk ke Alice Tea Room, saya benar-benar diajak ke dunia Alice. Kursi-kursi yang ditata dengan warna candy, membuat kesan kafe ini girly dan manis. Ada nakas yang bertema Paris, dan satu photo both, yang bisa digunakan sebagai tempat narsis di halamannya.
Jika kalian hobi, foto-foto tempat ini saya rekomendasikan :D


Cheers and take a selfie.

Selain di halaman kita juga dapat memilih duduk di dalam ruangan, nuansanya masih tetap sama cutie dan dekorasinya tidak kalah girly dengan yang ada di halaman. Soal pilihan menu, jangan khawatir Alice Tea Room banyak memiliki menu. Karena konsepnya Tea Room maka jangan kaget kalau menu minumannya adalah variasi teh meski juga ada beberapa variasi shake, coffee, dan mocktail. Untuk makanannya ada beberapa variasi cake in jar, cup cake, spaghetti dan muffin. Saya sempat ditawari red valvet, cake yang tidak setiap hari ada di menu kafe ini. Katanya saya beruntung karena datang di minggu pagi itu, karena saya orangnya gampang kepingin maka saya mengiyakan saat pramusajinya menawarkan menu itu kepada saya. Karena masih terlalu pagi (pukul sembilan saya datang) maka saya hanya memesan minuman dan snack. Waktu itu saya memilih, mangastine skin tea dan pancake maple.

Pancake Maple

Saya suka dengan pelayanan di Alice Tea Room ini, mereka ramah meski saya dan teman saya sempat ditegur gegara mengambil gambar dengan kamera digital. Iya, kalian boleh foto, asal tidak dengan kamera digital yang boleh hanya dengan kamera handphone.

Sudut favorite buat selfie.

Untuk range harga makanan dan minumannya mulai dari 8.000,- sampai 25.000,- . Kafe ini buka setiap hari pukul 08.00 – 22.00 wib. Secara keseluruhan saya menyukai konsep kafe ini, susananya juga tenang meski berada di dekat jalan utama. Jadi, siapa yang mau mengajak saya ngobrol di alice Tea Room sambil ngobrolin masa depan? :D

Alice Tea Room
Alamat            : Jl. Rinjani 5, Malang.
Phone              : 0341-589000
Booking text   : 081555805252
Twitter            : @alicetearoom

Ig                     : alicetearoom_mlg

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#TantanganMenulis no. 2; Serenade.

A piece of music sung or played in the open air, typically by a man at night under the window of his lover. Kalau ditanya apakah dinyanyikan sebuah lagu membuatku jatuh cinta? jawabnya adalah tidak, malu iya. Entah malunya kenapa. Saya adalah sepersekian persen cewek yang sedikit risih kalau ada yang bersikap romantis di depan saya, entah itu pasangan atau hanya gebetan. Tapi ada satu orang dulu yang nekat menyanyikan sebuah lagu untuk saya, lengkap dengan genjrengan gitarnya. Di tengah malam saat saya sudah mulai mengantuk, dia adalah W, sebut saja begitu. Waktu itu masih ingat saya masih unyu-unyunya, memasuki semester tiga, jadi enggak salah kan kalau saya bilang masih unyu? *okay abaikan* Jadi W ini, adalah cowok yang ceritanya lagi PDKT dan dia termasuk cowok yang paling pantang menyerah. Entah ada angin apa W, tiba-tiba menelpon tengah malam saat kita lagi asyik SMS an enggak jelas. Iya, enggak jelas dia adalah cowok yang paling sabar ngeladeni obrolan absurd saya. Dia SMS.

Coklat dan Kamu

Gambar diambil dari google.com Apa hubungannya kamu dan coklat? Karena difinisi tentang kamu adalah coklat. Seperti coklat, kamu adalah pemilik rasa yang komplit dalam hidupku. Pahit dan manis. Itulah alasan kenapa aku memilih coklat saat aku bahagia maupun bersedih, seperti aku memilihmu saat ini. Kamu seperti coklat, menenangkanku ketika aku rapuh. Kamu seperti coklat, memberi rasa pahit ketika aku merindu. Kamu seperti coklat, CANDU!! Di sudut Kamar =)

Terima Kasih Twitter, Kamu Membuat Saya Tetap Waras

copyright pexels Jika ada ajang award untuk pemilihan sosial media paling baik, maka saya akan memilih twitter. Mengapa demikian? Platform dengan logo burung ini memang favorite saya sejak tahun 2009. Tempat saya nyampah, tentu saja selain di blog ini. Twitter selalu menyenangkan bagi saya. Ketika banyak orang berpindah ke Path saya tetap bertahan di sini. Ketika semua orang sibuk memperbaiki feed instagram, saya masih setia dengan si 'burung' ini. Iya, karena twitter membantu saya tetap waras. Bahkan, ketika tahun 2013 saat saya memutuskan untuk deactivated akun perihujan_ pun hanya bertahan beberapa bulan saja. Saya kembali membuat akun baru dan beruntung perihujan_ kembali menjadi milik saya kembali. Hahaha. Twitter membuat saya tetap waras. Ketika banyak orang menganggap remeh orang-orang yang memilih curhat di sosial media. Katanya; "kurang perhatian ya?" Tidak selamanya twit super galau dan mengenaskan yang saya tulis adalah isi hati saya. B