Selasa, 07 Februari 2017

Berlibur ke Malang Selama 24 Jam? Berikut Tempat yang Wajib Kamu Kunjungi

Kota Malang memang penuh daya tarik maka tidak heran jika setiap hari selalu saja wisatawan yang datang untuk berkunjung ke kota ini. Malang memang berbeda, meskipun di beberapa tempat mulai macet tidak mengurungkan niat pecintanya untuk berkunjung. Jika kamu berniat berkunjung ke kota Malang hanya sehari, itenary ini bisa menjadi pertimbangan buatmu. Yuk, mari!

06.00 – 07.30, Jalan Kawi

Mengisi perut dengan sajian khas kota Malang bisa menjadi alternatif buat kamu. Salah satu yang khas dari kota Malang adalah Pecel Kawi, yang berada di Jalan Kawi. Jika kamu tidak seberapa suka Pecel, di sepanjang jalan Kawi banyak kuliner lainnya. Lokasinya pun masih satu tempat dengan Pecel Kawi, ada Nasi Buk Madura, Widuri yang menyediakan masakan campur, dan Nasi Krawu.

08.00-10.00, Alun-Alun

Puas dengan sarapan khas kota Malang. Kamu bisa mencari angkot LG menuju arah pusat kota. Ada Alun-alun, dan Tugu 0 kilometer di bawah jembatan penyebrangan. Tidak perlu khawatir, di alun-alun ini kamu bisa berfoto dengan pemandangan yang instragramable. Serunya, ada bangunan masjid dan gereja yang di bangun bersebelahan. Nah, ini membuktikan bahwa kota Malang menjunjung tinggi toleransi umat beragama.

10.00-11.00, Toko Oen

Setelah berkeliling sekitar Alun-Alun tidak ada salahnya jika kamu mencicipi es krim paling legendaris di Kota Malang, Toko Oen. Letaknya bersebrangan dengan Sarinah dan berada di sebelah persis Toko Buku Gramedia. Sambil menikmati es krim yang lumer di mulut ini, kamu bisa beristirahat. Harga untuk es krimnya mulai 50k.

11.00-12.00, Kayutangan

Setelah dari Toko Oen, kamu bisa melanjutkan perjalanan napak tilas sepanjang Kayutangan. Di sepanjang jalan ini banyak bangunan tua. Kamu harus mencoba berkunjung ke Toko Kue Hawai. Jika kamu beruntung maka pemiliknya akan mengijinkanmu untuk melihat proses pembuatan kuenya. Selain Toko Kue Hawai, ada Taman Tembakau yang menjual berbagai macam cerutu. Tempat ini bisa menjadi surga bagi penggemar cerutu.

12.00 – 14.30, Inggil

Kamu dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan umum. Untuk menuju ke tujuan ini kamu dapat menggunakan angkot AL dan ADL. Jaraknya tidak terlalu jauh, jika kamu masih kuat berjalan kamu dapat berjalan kaki. Sepanjang jalan menuju Rumah Makan Inggil kamu dapat melihat pemandangan yang lumayan asik. Ada Splindid, Alun-Alun Tugu yang asik buat foto. Rumah Makan ini terletak di jalan Gajah Mada, belakang Gedung Balai Kota. Masakannya yang enak bakal memanjakan lidah kamu.

15.00 – 16.00 Ngopi di Legi Pait

Tempat ngopi yang wajib dikunjungi jika kamu jalan-jalan ke Malang. Tidak hanya menyediakan kopi, di Legi Pait juga banyak variasi minuman dari teh hingga coklat. Tidak perlu khawatir, di Legi Pait juga menyediakan makanan. Yang paling favorite di tempat ini adalah pancake nya. Hmm, rasanya enak dan yang pasti harganya tidak menguras kantong.

16.00-17.00 Tobuki

Tidak banyak yang tahu jika Malang memiliki Toko Buku yang memiliki koleksi yang lumayan banyak. Bukunya juga termasuk langka. Tobuki bukan sekadar toko buku biasa, Toko Buku ini sekaligus Rumah dari Ratna Indraswari Ibrahim salah satu penulis senior di Malang.

17.00-18.00 Bakso Bakar Pak Man

Ke Malang rasanya kurang pas jika tidak menikmati sajian bakso. Salah satu bakso paling terkenal di Malang adalah Bakso Bakar Pak Man. Letaknya tidak jauh dari Tobuki. Jadi setelah puas mencari buku langka di Tobuki kamu dapat mengisi perut di Bakso Bakar Pak Man. Senangnya makan Bakso Bakar Pak Man adalah kamu bebas mengambil soun sepuasnya. Mau menambah kuah pun tidak masalah. Perut kenyang hati pun senang.

18.30-19.30 Berburu Oleh-Oleh di Pia Mangkok Semeru

Setelah puas jalan-jalan dan mencicipi berbagai makanan khas kota Malang saatnya membeli oleh-oleh. Di Malang banyak toko oleh-oleh, bahkan ada sentra khusus pusat oleh-oleh di Sanan. Nah, salah satu toko oleh-oleh paling lengkap di Malang adalah Pia Mangkok, di jalan semeru. Di sini kamu tidak hanya dapat membeli pia mangkok khas kota Malang, tapi juga oleh-oleh lainnya. Soal harga? Kamu tidak perlu khawatir harga dan kulitas pun terjamin.

Jika masih memiliki banyak waktu di pagi hari kamu dapat mencoba naik Malang City Tour, Bus warna hijau yang akan membawa kamu jalan-jalan keliling kota Malang. Tidak ada biaya untuk naik Macito, alias gratis. Untuk naik Macito kamu dapat menunggunya di depan Balai Kota. Jadi, bagaimana sudah siap untuk jalan-jalan ke kota Malang? Untuk tempat menarik lainnya di Kota Malang kamu dapat cek postingan blog ini dengan tag #KentjanMalang. Yuk, kita ke mana?

14 komentar:

  1. Wah, cobain ke Malang, ah. *sok newbie*

    BalasHapus
  2. Yuk...ah, nanti aku ajakin ke Legi Pait 😂😂😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya, belum kesampaian ke Legi Pait~ Belum liat perpustakaan di Jodipan. Belum cobain angsle, angkle, angke? Apa sih namanya. *sebel :(

      Hapus
  3. Kalo ke Legipait jgn lupa pesen Teh Rempah sama colek2 MbakNini di dapur sapa tau dikasih gorengan :))

    BalasHapus
  4. Nyesel kmaren ga baca blogmu ki. Salam kenal ya ehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyesel kan? Makanya balik lagi...huahahaha. Salam kenal balik Om, kenalkan saya Ayu tukang rusuh di TL nya Mput XD

      Hapus
    2. Ciyee mput ikutan komen hihi

      Hapus
  5. ada yg tau gak tempat wisata hiking di malang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, untuk itu saya tidak tau :p
      Btw, terima kasih sudah berkunjung di #CeritaPeriHujan

      Hapus
    2. Anda bisa mencoba di panderman batu atau naik gunung semeru?

      Hapus
  6. Balasan
    1. Sudah diedit kak, makasih koreksinya ~~~\o/

      Hapus