Langsung ke konten utama

Premium Deluxe Atria Hotel Malang Sebagai Teman Perjalanan Bisnis Kamu

Beberapa waktu lalu salah satu teman saya mampir ke Malang untuk keperluan bisnis. Seperti biasa dia meminta untuk rekomendasi Hotel yang nyaman, dan tempatnya harus di pusat kota. Kebetulan dia harus ke tempat klien yang berada di pusat kota. Jelas dong, sebagai teman yang baik harus membantu memberikan solusi buatnya. Tapi karena permintaannya yang beragam saya sempat dibuat bingung juga. Dari meminta ukuran kamar yang tidak terlalu luas (ya, dia memang sedikit penakut), harus memiliki fasilitas oke dan pas buat keperlaun bisnisnya, dan juga harus di pusat kota agar aksesnya mudah. Agak ribet dan banyak maunya ya?
Untungnya beberapa waktu lalu Atria Hotel Malang meluncurkan tipe kamar yang baru yaitu Premium Deluxe,kamar ini memiliki fasilitas setara suite dengan ukuran kamar deluxe. Nah, sangat cocok dengan permintaan teman saya. Harganya pun bersaing hanya Rp 780.000/net/night. Fasilitas yang didapat  pun tidak kalah menarik. Mulai dari sarapan untuk dua pax, buah, surat kabar, minibar berupa soft drink, kopi dan teh untuk fasilitas kamar serta diskon 20% untuk loundry dan 10% untuk food and bavarage.
Atria Hotel Malang | c: traveloka.com

Tidak hanya itu ada fasilitas menarik lainnya yang ditawarkan untuk Tipe Premium Deluxe Atria Hotel Malang ini, yaitu free Afternoon Tea di Coban Louge. Jadi, saat kamu menginap di Premium Deluxe Atria Hotel Malang kamu bebas menikmati Afternoon Tea. Spesialnya kudapan di Afternoon Tea ini pun beragam mulai aneka cake hingga yang paling unik adalah Mini Pecel, yaitu rengginang yang  di atasnya diberi sayuran dan diberi bumbu pecel. Hmm, unik kan? Oia, meskipun Afternoon Tea ini hanya diberikan untuk tamu yang menginap di Premium Deluxe Atria Hotel Malang, ternyata selain tamu pun dapat mencoba untuk santai dan menikmati Afternoon Tea ini. Kamu cukup membayar 20 ribu saja, sudah dapat minum teh dan makan kue sepuasnya. Jadi, acara bertemu klien tetap seru tanpa harus meninggalkan hotel.

Mini Pecel, hidangan untuk Afternoon Tea | c: perihujan_
Black Hot Dog | c: perihujan_

Selama bulan September sampai Oktober, Atria Hotel Malang menyiapkan menu sajian istimewa antara lain Giant Black Burger and Hot Dog, Avocado Mousse, Tiramisu, dan Choco cake. Dan bulan ini Chef Atria Hotel Malang menyiapkan aneka menu dengan olahan Iga mulai Iga Bakar Rica, Iga Bakar Kecap, Pindang Iga dan Iga Konro. Untuk sajian ini dipatok harga Rp 88.000 net/porsi.
Tipe Premium Deluxe Atria Hotel Malang memang paling pas untuk teman perjalanan bisnis kamu. Selain fasilitas yang lengkap, Atria Hotel Malang juga menyiapkan kebutuhan Business Center untuk keperluan print dan wifi. Dan kalau kamu ingin jalan-jalan ke Mall atau ke tempat lain untuk bertemu klien Atria Hotel Malang juga menyediakan Shuttle Service. Duh, Makin dimanjakan, jadi bisnis lancar hati pun tenang.
Sepertinya teman saya cukup puas dengan service yang dia terima selama menjadi tamu Premium Deluxe Atria Hotel Malang. Teman saya saja suka, bagaimana dengan kamu? Jika kamu berminat untuk menginap di Atria Hotel Malang, silakan datang langsung di Jalan Letjen. S. Parman no 87-89, Malang atau kamu juga dapat melakukan reservasi ke no telpon (0341) 409999.

Komentar

  1. Pengen nyobain mini pecelnya, diblend sama kriuk2 rengginang keknya enaaak deh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, enak plus gurih-gurih sedap :))) ayo, ngetea time yuk!

      Hapus
  2. Balasan
    1. Ah, iya belum dimasukin ke jadwal ya? :( semoga waktunya sempat *ubek-ubek jadwal*

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Morning Pages

Menulis untuk jiwa/copyright  rawpixel.com   Writing is medicine. It is an appropriate antidote to injury. It is an appropriate companion for any difficult change - Julia Cameron. Menulis bagiku adalah obat. Menuangkan keluh, mencatat mimpi, hingga mematik harapan. Itulah alasan kenapa aku banting setir untuk berkarir di media. Harapannya sih, seru kali ya menulis terus dapat duit. Meskipun pas terjun kerja di media, ternyata pekerjaanku bukan menulis seperti yang di catatan-catatan yang pernah kutuliskan. Aku menulis untuk orang lain. Maka journaling adalah obat buatku. Saat aku tidak bisa menulis tentang hal-hal yang sensitif, menuliskan di buku jurnalku membuatku merasa tenang. Menulis untuk memberi makan jiwa aku menyebutnya. Biasanya setiap pagi sebelum memulai aktivitas aku menuliskan banyak hal di lembaran jurnalku. Hal random seperti enak mana tahu atau tempe, hingga seserius mengapa semakin ke sini hal-hal yang disebut ‘pertanda’ itu semakin jelas. Menuliskan hal itu ...

Lost in Malang, Malam Minggu Receh Jalan Kaki Keliling Kota Malang

Siapa sih yang enggak suka malam minggu? Apalagi para pekerja yang sabtunya harus kerja. Malam minggu itu semacam angin surga, bisa pulang kerja lebih awal dan sore hingga malam bisa ngapain aja. Tidur malam pun tidak masalah, karena besok hari minggu dan libur. Maka malam minggu kemarin saya memutuskan ikut acara yang diadakan A Day To Walk. Jalan-jalan hore di malam hari sepertinya tidak ada salahnya menjadi pilihan saya malam itu. Sejak siang saya diribetkan dengan urusan event di komunitas, sempat ketemu teman lama juga dan hampir menjelang malam baru kelar semua urusan. Muka sudah kucel dan badan sudah remuk sebenarnya. Acara A Day To Walk sebenarnya dimulai pukul setengah tujuh, lah ini pukul tujuh telat banget ya seandainya saya nekat untuk gabung. Iseng lewat meeting point, sekalian mau oper angkot dan ternyata masih ramai. Well, akhirnya saya ikut bergabung.  Ternyata malam itu banyak juga yang datang. Saya sempat ber’hai’ dengan salah satu peserta. Ngobrol sebent...

Menjadi Beauty Vlogger Dadakan

Bekerja di media membuat saya belajar banyak hal, termasuk menjadi artis dadakan untuk mengisi konten video. Sudah 2 kali wajah saya muncul di chanel youtube vemale. Pertama video DIY membuat amplop lebaran dan kedua adalah video campaign #MyBodyMyPride . Di kedua video itu tidak ada satu pun yang mewajibkan saya bicara, saya cukup senyum-senyum depan kamera, dan semuanya beres. Tapi berbeda dengan konten video kali ini, selain bergaya dan senyum-senyum manis, saya juga harus bicara. Ok, karena kali ini saya harus mereview lipstik. OK LIPSTIK. Jeder!  Sebenarnya tidak masalah saya harus sok manis di depan kamera. Tapi ini saya harus memakai lipstik dan mereviewnya? Oh. Ok, saya memang cewek tapi kalau urusan makeup angkat tangan. Pakai bedak pun sudah syukur. Meskipun sekarang  sudah mau pakai skincare meskipun sekadar pembersih wajah dan pelembap. Anggap saja itu satu kemajuan. Dan sekarang saya harus mereview lipstik,dan bergaya di depan kamera. Cuap-cuap istilah lipsti...