Langsung ke konten utama

Postingan

Menikmati Suasana Rumah di Hotel Zam Zam Batu

Apa yang kamu pikirkan tentang kota Batu? Tentu saja apalagi kalau bukan pesona alamnya yang aduhai. Tidak hanya hawa dinginnya yang menjadi pesona, kota Batu pun menyimpan banyak hal seru. Maka tidak salah jika berlibur di kota Batu selalu menjadi pilihan utama saat akhir pekan, apalagi saat liburan panjang. Maka tidak heran, saat ini di kota Batu banyak berdiri hotel dan resort. Apalagi kalau tidak untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal untuk wisatawan yang berkunjung di kota Apel ini. Perjalanan keliling Hotel Zam Zam bersama Blogger Ngalam | Foto Sandynata Nah, kemarin saya dan teman-teman Blogger Ngalam diberi kesempatan untuk berkunjung ke salah satu hotel di Batu, yaitu  Zam Zam Hotel and Convention. Hotel ini terletak di Jalan Abdul Gani Atas, terletak +/- 500 meter dari wisata petik apel, Agro Kusuma. Wew, asik nih. Ada beberapa hal yang membuat hotel ini berbeda dengan hotel di Batu pada umumnya. Apa saja yang membuat hotel ini membuatnya cukup menarik? Beriku...

Hal-Hal yang Membuat Saya Jatuh Cinta dengan Kota Semarang

Yeay, akhirnya Tahun 2017 ini saya kesampaian maen ke Semarang. Persiapannya hampir dua bulan, yeay solo travelling kali ini penuh persiapan. Ada dua hal yang membuat saya melakukan persiapan tidak seperti biasanya. Pertama, kota ini untuk pertama kalinya saya kunjungi. Kedua, saya benar-benar ingin menikmati solo traveling kali ini. Saya melakukan perjalanan Jumat tanggal 10 Maret lalu, naik kereta api sampai di Semarang esok harinya. Well, kalau ditanya apa yang membuat saya betah di Semarang ini jawabannya. Kota Tua Yup, saya adalah penggila city tour. Kalau travelling yang dipilih gak jauh dari jalan-jalan sekitar kota. Dan kejutannya Semarang punya kawasan Kota Tua. Yeay! Anggap saja pemanasan sebelum ke Kota Tua Jakarta. Saya ke Kota Tua sampai dua kali. Subuh sesampai saya di Semarang dan saya lanjutkan keesokan harinya. Saya suka dengan bangunan tuanya. Suasananya dan tentu saja Gereja Belduk yang legendaris itu. Saya juga sempat ke Taman Garuda dan Taman S...

Lost in Malang, Malam Minggu Receh Jalan Kaki Keliling Kota Malang

Siapa sih yang enggak suka malam minggu? Apalagi para pekerja yang sabtunya harus kerja. Malam minggu itu semacam angin surga, bisa pulang kerja lebih awal dan sore hingga malam bisa ngapain aja. Tidur malam pun tidak masalah, karena besok hari minggu dan libur. Maka malam minggu kemarin saya memutuskan ikut acara yang diadakan A Day To Walk. Jalan-jalan hore di malam hari sepertinya tidak ada salahnya menjadi pilihan saya malam itu. Sejak siang saya diribetkan dengan urusan event di komunitas, sempat ketemu teman lama juga dan hampir menjelang malam baru kelar semua urusan. Muka sudah kucel dan badan sudah remuk sebenarnya. Acara A Day To Walk sebenarnya dimulai pukul setengah tujuh, lah ini pukul tujuh telat banget ya seandainya saya nekat untuk gabung. Iseng lewat meeting point, sekalian mau oper angkot dan ternyata masih ramai. Well, akhirnya saya ikut bergabung.  Ternyata malam itu banyak juga yang datang. Saya sempat ber’hai’ dengan salah satu peserta. Ngobrol sebent...

Berjumpa Wiji Thukul dalam Istirahatlah Kata-Kata

Akhirnya Istirahatlah Kata-Kata di Mandala 21, Malang | Foto by: Iwan Tantomi Akhirnya setelah menunggu 2 minggu lebih, saya berhasil menonton film yang penayangannya sudah saya tunggu sejak tahun lalu. Sempat kesal, karena Malang termasuk kota yang tidak menayangkan Istirahatlah Kata-Kata. Beruntung Melati, yang mengkoordinir teman-teman di Malang untuk nobar Wiji Thukul berhasil menghadirkan Wiji Thukul di Bioskop kota Malang. Tidak main-main sekitar 700 orang lebih nobar Istirahatlah Kata-Kata tanggal 2 Februari kemarin. Angka yang fantastis, total 5 studia full booked pada tanggal tersebut. Hebat ya? Iya dong :3 Melihat antusiasme Arek Malang akhirnya Mandala 21 menayangkan secara reguler Istirahatlah Kata-Kata sejak tanggal 30 Januari 2017 *tepuk tangan* Istirahatlah Kata-Kata bercerita tentang pelarian Wiji Thukul. Seperti dugaan saya, film ini banyak menceritakan tentang pelariannya. Film yang tanpa banyak cakap, tapi saya mampu menangkap kengerian dan rasa getir hidu...

Berlibur ke Malang Selama 24 Jam? Berikut Tempat yang Wajib Kamu Kunjungi

Kota Malang memang penuh daya tarik maka tidak heran jika setiap hari selalu saja wisatawan yang datang untuk berkunjung ke kota ini. Malang memang berbeda, meskipun di beberapa tempat mulai macet tidak mengurungkan niat pecintanya untuk berkunjung. Jika kamu berniat berkunjung ke kota Malang hanya sehari, itenary ini bisa menjadi pertimbangan buatmu. Yuk, mari! 06.00 – 07.30, Jalan Kawi Mengisi perut dengan sajian khas kota Malang bisa menjadi alternatif buat kamu. Salah satu yang khas dari kota Malang adalah Pecel Kawi, yang berada di Jalan Kawi. Jika kamu tidak seberapa suka Pecel, di sepanjang jalan Kawi banyak kuliner lainnya. Lokasinya pun masih satu tempat dengan Pecel Kawi, ada Nasi Buk Madura, Widuri yang menyediakan masakan campur, dan Nasi Krawu. 08.00-10.00, Alun-Alun Puas dengan sarapan khas kota Malang. Kamu bisa mencari angkot LG menuju arah pusat kota. Ada Alun-alun, dan Tugu 0 kilometer di bawah jembatan penyebrangan. Tidak perlu khawatir, di alun-alun...

Garis Akhir yang Memulai

pic sources pexels.com Namanya Ayumi, aku biasa memanggilnya Ay. Beberapa orang menganggap Ay artinya Ayang, mereka benar tapi tidak bagi dia. “Raka, makan siang bareng yuk,” sapa Ayumi, yang sudah berdiri di depan kubikelku. “Di mana?” “Soto Betawi di blok sebelah ya. Anak naga lagi ngidam Soto nih,” katanya sambil terkekeh. Aku menggeleng. Nih, cewek makannya banyak tapi tetep langsing aja. Perutnya dari apa sih? Aku melangkah ke luar kubikel, mengikuti Ayumi yang sudah ke luar ruangan. Saat aku berniat mengambil motor, Ayumi mencegah. “Jalan kaki aja yuk. Aku pengen jalan agak jauh,” cegahnya. Tumben? Kami sudah dekat sejak lama. Sejak Ayumi mulai bekerja di kantor ini. Aku adalah seniornya, sementara dia adalah juniorku. Meskipun usia kami tidak jauh berbeda.Kami dekat sejak sering ditugaskan bersama. Mulai dari monitoring ke cabang hingga meeting bersama masalah pelaporan keuangan kantor. Tugasnya sebagai Staff Accounting di perusahaan ini dan ak...

Patah Hati Terindah ala La La Land

La La Land | Source: Youtube Saya tidak pernah mereview film. Jadi kalau review film ini masuk di blog, sudah pasti film ini istimewa. Jadi 13 Januari kemarin saya berkesempatan buat nonton La La Land, satu film yang heboh di dunia karena berhasil menyabet beberapa nominasi di Golden Globe. Ok, saya orangnya tidak terlalu mengerti standar penilaian Golden Globe yang saya ingat rata-rata film yang sukses di Festival Penghargaan seperti ini, selalu membuat saya untuk berpikir ‘ini film maunya apa sih?’ Lalu apa sebenarnya yang membuat saya ingin sekali menonton La La Land? Hingga membuat saya sempat merasakan patah hati karena hanya diputar mid night di Bioskop langganan. Pesona Ryan Goseling? Hoho, tidak saya bukan penggemar si pemilik mata sayu itu. Arus timeline yang heboh membicarakan film ini? Juga bukan. Hahaha, saya ngebet nonton film ini karena ada Emma Stone. Yup, saya jatuh hati dengan mbak ini sejak doi bermain di Amazing Spiderman 2, huehehehe. Dan saya yakin OOT...