Langsung ke konten utama

Kenapa NgeBlog?

Kalau ditanya mengapa ngeblog? Mungkin jawaban saya adalah, saya ingin nama saya muncul di Google search, huehehehe. Padahal kenyataannya saya termasuk Blogger murtad, yang menulis kalau moodnya lagi baik.
Pertama ngeblog saat masih kuliah, sekitar tahun 2004. Ngeblog dulu di Friendster, iya masih ingat kan dengan social media satu ini? Saya banyak menulis di friendster, yang mungkin tulisannya berkisar curhatan tentang LDR an saya sampai derita saya sebagai Mahasiswi Akuntansi yang salah jurusan. Blogger pertama yang saya ikuti adalah si Raditya Dika, tulisan dia di kambingjantan dot com selalu saya tunggu. Waktu itu dia belum bikin buku. Dan ketika blognya dibukukan bahagialah saya. 
Waktu berganti, saya mulai mengenal blogspot ini. Blogspot adalah rumah kedua saya untuk menulis setelah Friendster hilang dari peredaran. Menulis di Blogspot juga moody banget, setahun hanya ada hitungan jari postingannya. Blog pertama saya meandmyordinaryday akhirnya mati suri. Tahun 2010 saya kerajingan twitter, dan mulai itulah saya mencoba untuk menulis lagi.
Berawal dari menyamakan semua akun media sosial saya, akhirnya rumah ini saya buat pada tahun 2011. Saya mulai rajin, dan karena pengaruh orang-orang yang menghiasi timeline saya. Adalah Mput, Kur-kur, Roy, dan Dendi mereka adalah orang-orang yang membuat saya mencintai ngeblog. Awalnya hanya membaca tulisan mereka, akhirnya mulai rajin menulis. Dari cerpen, tulisan random, curhat sampai cerita traveling ala backpacker.
Dari Blog inilah saya mulai mengenal tulisan dari beberapa blogger lainnya, dan sekarang saya sedang menyukai tulisan dari si Tirta di romeogadungan.com , juga cerita manis dari pacarnya Roy si Sarah di sarahpuspita.com dan tulisan Intan di kurakurahitam.blogspot.com. Bahagianya lagi tulisan saya makin hari makin berkembang dan tidak melulu soal curhat terselubung saya.
Pada tahun 2012, saya menjadi suka menulis sajak dan untuk itulah saya membuat rumah di ceritaperihujan.tumblr.com dari postingan di Tumblr inilah buku pertama saya lahir, Cerita Peri Hujan. Dan pada awal tahun 2013 saat saya, patah hati :p saya merubah rumah pertama saya meandmyordinaryday menjadi jurnalsiayu.blogspot.com yang postingannya lebih banyak soal jurnal akuntansi. Iya, saya ingin menulis yang berhubungan dengan profesi saya sebagai Akuntan.
Hari ini diperingati sebagai Hari Blogger Nasional, jadi apakah saya sudah pantas disebut sebagai seorang Blogger? hmmm, saya rasa julukan itu tak penting. Disebut Blogger atau tidak, saya akan menulis. Karena saya percaya dengan menulis saya mampu membekukan kenangan.

Selamat Hari Blogger Nasional.

Komentar

  1. saya suka tulisan yang ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah, padahal tulisan 2 tahun lalu :p
      Btw, terima kasih sudah berkunjung di blog #CeritaPeriHujan \o/

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

#TantanganMenulis no. 2; Serenade.

A piece of music sung or played in the open air, typically by a man at night under the window of his lover. Kalau ditanya apakah dinyanyikan sebuah lagu membuatku jatuh cinta? jawabnya adalah tidak, malu iya. Entah malunya kenapa. Saya adalah sepersekian persen cewek yang sedikit risih kalau ada yang bersikap romantis di depan saya, entah itu pasangan atau hanya gebetan. Tapi ada satu orang dulu yang nekat menyanyikan sebuah lagu untuk saya, lengkap dengan genjrengan gitarnya. Di tengah malam saat saya sudah mulai mengantuk, dia adalah W, sebut saja begitu. Waktu itu masih ingat saya masih unyu-unyunya, memasuki semester tiga, jadi enggak salah kan kalau saya bilang masih unyu? *okay abaikan* Jadi W ini, adalah cowok yang ceritanya lagi PDKT dan dia termasuk cowok yang paling pantang menyerah. Entah ada angin apa W, tiba-tiba menelpon tengah malam saat kita lagi asyik SMS an enggak jelas. Iya, enggak jelas dia adalah cowok yang paling sabar ngeladeni obrolan absurd saya. Dia SMS.

Coklat dan Kamu

Gambar diambil dari google.com Apa hubungannya kamu dan coklat? Karena difinisi tentang kamu adalah coklat. Seperti coklat, kamu adalah pemilik rasa yang komplit dalam hidupku. Pahit dan manis. Itulah alasan kenapa aku memilih coklat saat aku bahagia maupun bersedih, seperti aku memilihmu saat ini. Kamu seperti coklat, menenangkanku ketika aku rapuh. Kamu seperti coklat, memberi rasa pahit ketika aku merindu. Kamu seperti coklat, CANDU!! Di sudut Kamar =)

Terima Kasih Twitter, Kamu Membuat Saya Tetap Waras

copyright pexels Jika ada ajang award untuk pemilihan sosial media paling baik, maka saya akan memilih twitter. Mengapa demikian? Platform dengan logo burung ini memang favorite saya sejak tahun 2009. Tempat saya nyampah, tentu saja selain di blog ini. Twitter selalu menyenangkan bagi saya. Ketika banyak orang berpindah ke Path saya tetap bertahan di sini. Ketika semua orang sibuk memperbaiki feed instagram, saya masih setia dengan si 'burung' ini. Iya, karena twitter membantu saya tetap waras. Bahkan, ketika tahun 2013 saat saya memutuskan untuk deactivated akun perihujan_ pun hanya bertahan beberapa bulan saja. Saya kembali membuat akun baru dan beruntung perihujan_ kembali menjadi milik saya kembali. Hahaha. Twitter membuat saya tetap waras. Ketika banyak orang menganggap remeh orang-orang yang memilih curhat di sosial media. Katanya; "kurang perhatian ya?" Tidak selamanya twit super galau dan mengenaskan yang saya tulis adalah isi hati saya. B