Minggu, 21 September 2014

Menengok Malang Tempo Dulu.

Sekarang tak akan pernah ada jika tak ada masa lalu --- @_yulesta

Beberapa waktu yang lalu saya bersama partner of crime saya Wigi berkunjung ke Museum Malang tempo Dulu. Tempat ini sudah lama menjadi list dalam perjalanan saya bersama Wigi. Penasaran dengan berbagai postingan mengenai Museum yang pengelolaannya secara pribadi ini. Museum yang dibangun oleh seorang kurator asli Malang Dwi Cahyono dan resmi dibuka untuk umum sejak 22 Oktober 2012.
Selamat datang di Museum Malang Tempo Doelo

Museum yang terletak di Jalan Gajah Mada no 2, yang berada persis di belakang Balai Kota Malang atau lebih tepatnya bersebelahan dengan Rumah Makan Inggil. Dengan tiket masuk Rp. 15.000,- kita dapat bernostalgia dan menyusuri Kota Malang di setiap dekadenya. Dimulai dari jaman pra sejarah, hingga jaman perjuangan. 
Museum Malang Tempo Dulu dikemas dengan secara modern, jadi jangan membayangkan Museum yang berbau apek dan pengab. Setiap sudut Museum ini juga cocok buat kita yang hobi foto-foto, asyiknya lagi kita dapat meminjam perlengkapan yang ada di Museum untuk foto. Ada satu spot yang menarik buat saya adalah spot kerajinan gerabah, di situ ada alat yang digunakan untuk membuat gerabah dan pengunjung diijinkan untuk mencoba. Kalau mau foto ala-ala pasangan dalam film Ghost, bisa mencoba disini :p
Hasil kerajinan, yang dibuat oleh para pengunjung.

Dari mulai masuk ke area Museum saya bersama Wigi seperti memasuki mesin waktu, ada beberapa koleksi patung lilin yang dibuat untuk membuat kesan hidup pada Museum ini. Patung lilin ini lah yang sempat membuat saya dan Wigi ketakutan karena kaget. 

Berpose dengan patung lilin Bung Karno.
Di akhir perjalanan, kita disuguhi dengan replika Festival Malang Tempo Dulu. Selain itu di area ini kita boleh mewarnai topeng khas Malang dan belajar membatik. 

Sok atuh belajar pegang cantingnya dulu :p
Museum yang buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 17.00 ini wajib dikunjungi. Tempat yang fun, dan jauh dari kesan horor cocok buat media pembelajaran. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar